Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu

Investigasi Dugaan PMK, Tim Balai Veteriner Medan Temukan Kasus pada Sapi dan Kerbau di Aceh Barat

  • 27/01/2026 08:07:00
  • By : Tulus Yosua, S.Kom
  • 77
Investigasi Dugaan PMK, Tim Balai Veteriner Medan Temukan Kasus pada Sapi dan Kerbau di Aceh Barat
Aceh Barat – Tim Balai Veteriner Medan yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Veteriner Medan drh Arif Hukmi, melaksanakan investigasi lapangan terhadap dugaan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Aceh Barat pada tanggal 20–23 Januari 2026 sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait munculnya gejala klinis yang mengarah ke PMK.
Kegiatan investigasi dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas dan bertujuan untuk mengonfirmasi dugaan kasus PMK, mengidentifikasi lokasi serta populasi ternak terdampak, mengumpulkan data faktor risiko penularan, dan mengambil sampel untuk pemeriksaan laboratorium.
Dalam pelaksanaannya, Tim Balai Veteriner Medan bersama Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Kepala Bidang Peternakan, Kepala Seksi Kesehatan Hewan, serta petugas lapangan setempat melakukan koordinasi dan investigasi langsung ke lokasi ternak yang dilaporkan sakit guna memastikan penanganan kasus berjalan terpadu dan efektif.
Hasil investigasi menunjukkan adanya ternak sapi dan kerbau dengan gejala klinis mengarah ke PMK di Gampong Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, dan Gampong Ujung Tanjung, Kecamatan Meureubo. Dari total 60 ekor ternak yang diamati, sebanyak 45 ekor dinyatakan sakit dan 5 ekor dilakukan potong paksa.
Investigasi lapangan ini dilaksanakan oleh Tim Balai Veteriner Medan yang terdiri dari drh. Arif Hukmi, drh. Sangkot Sayuti Nasution,M.Si, Riza Afandi dan Nico Harjono Silaban. Sebagai langkah pengendalian awal, tim melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium serta menyampaikan rekomendasi teknis berupa isolasi ternak sakit, pembatasan lalu lintas ternak, dan peningkatan penerapan biosekuriti kandang guna mencegah penyebaran PMK lebih lanjut di Kabupaten Aceh Barat.
 
(sumber: drh. Sangkot Nasution,M.Si)

KATEGORI