Samosir - Kamis (05/03), sebagai Upaya pencegahan dini penularan virus rabies, Balai Veteriner Medan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir menggelar sosialisasi rabies di Kecamatan Ronggur Nihuta. Kegiatan ini menyasar siswa sekolah yaitu siswa SMPN 1 Ronggur Nihuta.
Sebelumnya pada akhir bulan Februari 2026 telah terjadi kematian seorang siswa di sekolah tersebut karena rabies, Kepala BV Medan, drh. Arif Hukmi menyatakan, sosialisasi ini bertujuan mengedukasi siswa dan masyarakat mengenai bahaya rabies yang fatal jika tidak ditangani dengan cepat. “Kami ingin mengedukasi siswa agar tidak terjadi lagi kasus kematian karena kelalaian mengenali rabies pada hewan dan kelalalaian dalam penanganan pasca digigit hewan karena rabies” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, tim Balai Veteriner Medan memberikan edukasi berupa penayangan video sosialisasi rabies, penjelasan penyakit rabies, cara penanganan pertama jika digigit anjing yakni mencuci luka dengan sabun di bawah air mengalir selama 15 menit dan segera ke puskesmas. Sosialisasi ini menekankan pentingnya pengetahuan siswa tentang rabies sehingga tidak terjadi lagi korban kematian karena rabies.